Konsep Gender dan Anggaran Responsif GenderOleh Yulfita Raharjo : Konsep Gender dan Anggaran Responsif GenderOleh Yulfita Raharjo Disampaikan pada pelatihan TOT untuk Tim PUG Departemen Keuangan,
Jayakarta Cisarua Hotel, Bogor, 22 -23 July 2009 1
POKOK BAHASANSedikit Sejarah : POKOK BAHASANSedikit Sejarah Australia sudah memulainya sejak tahun 80-an, tetapi pada mulanya lebih melihat dampak anggaran Pemerintah terhadap perempuan dan anak?women’s budget
Pemerintah Afrika Selatan memulainya ditahun 1997? response terhadap Beijing Paltform for Action (1995)
Sekarang sudah lebih dari 60 Negara mengaplikasikannya, Indonesia akan segera memulainya
Tidak ada single model, karena masing-masing Negara berbeda konteks dan sistim penganggranya
Inisiatif juga berbeda (inisiatif pemerintah, NGO, akademisi (perorangan) 2
Dalam sejarah perkembangannya : Dalam sejarah perkembangannya Tidak hanya melihat pada dampak anggaran Pemerintah terhadap perempuan dan anak, tetapi juga difokuskan pada:
Gender audit anggaran pemerintah.
Audit disini bukan dalam pengertian uang per sen, tetapi melihat pada anggaran direncanakan, dibelanjakan dan bagamana dampaknya terhadap kelompok target (seperti perempuan dan anak, kelompok yang kurang beruntung).
Dalam perkembangan selanjutnya Gender semakin luas dipakai? dipakai sebagai suatu kategori analisis, dengan istilah Gender Budget Analysis (GBA) 3
Gender Issue dalam Konteks Penganggaran Negara (1) : Gender Issue dalam Konteks Penganggaran Negara (1) Anggaran Negara merefleksikan apa yang dinilai penting/ diprioritaskan (eradikasi kemiskinan, tata pemerintahan yang baik, pembangunan yang lestari, dst) ?bagaimana anggaran dialokasikan
Anggaran Negara menjadi kebijakan pemerintah yang “powerful”, tanpa uang bagaimana kebijakan bisa berjalan
Selama ini ada asumsi (Mitos) bahwa Anggaran pemerintah dan kebijakan itu netral sifatnya:
tidak ada maksud diskriminatif,
melayani kebutuhan masyarakat
berdampak sama atau kurang-lebih sama terhadap semua orang 4
Gender Issue dalam Konteks Penganggaran Negara (2) : Gender Issue dalam Konteks Penganggaran Negara (2) Apakah benar demikian?
IPM, IPG, GEM indicator terpilah menurut jenis kelamin membuktikan ada kesenjangan capaian antara laki-laki dan perempuan
Anggaran ditampilkan biasanya dalam bentuk aggregates, total dan subtotal, pendapatan dan pengeluaran, hasil surplus atau deficit
Dalam memformulasi anggaran nasional , biasanya luput mempertimbangkan:
adanya isu gender ( isu yang disebabkan karena perbedaan antara laki-laki dan perempuan dalam peran, kewajiban, kapabilitas antara perempuan dan laki-laki ? yang terstruktur dalam masyarakat
perbedaan dalam relasi, status berdasarkan atas jenis kelamin yang umumnya tidak sepadan dalam masyarakat, dalam kehidupan ekonomi, social, politik
pernyataan yang spesifik ditujukan untuk perempuan atau untuk laki-laki 5
Gender Issue dalam Konteks Penganggaran Negara (3) : Gender Issue dalam Konteks Penganggaran Negara (3) Dalam perspektif gender disaggregated data diperlukan untuk menggugurkan mitos bahwa anggaran itu sifatnya netral
Contoh: siapa mendapat subsidi? Sifat penciptaan lapangan kerja, buat siapa? Apakah masih melihat perempuan sebagai dependent breadwinner?
Banyak peraturan, prosedur justru melestarikan ketidak setaraan gender; karena mengabaikan status perempuan/ laki-laki dalam keluarga atau kehidupan ekonomi 6
Jadi apa ARG? : Jadi apa ARG? Bukan anggran yang tepisah untuk perempuan dan untuk laki-laki, anak perempuan dan anak laki-laki
Juga tidak anggaran yang terpisah untuk perempuan
Bukan 50% : 50% untuk setiap pengeluaran 7
Tetapi ARG : : Tetapi ARG : ARG adalah komitmentpemerintah terhadap kebijakan/program yang gender sensitive, yang diterjemahkan kedalam komitmen untuk dianggarkan
Sebagai analisis: telaah dampak anggaran pemerintah terhadap perempuan dan terhadap laki-laki, atau terhadap kelompok perempuan atau kelompok laki-laki yang berbeda;
Sebagai Policy analisis
Tidak hanya sekedar statement yang tertulis, tetapi memastikan tersedia anggarannya; yang dipakai untuk implementasi kebijakan/program yang gender sensitive
Memastikan ada alokasi anggaran untuk implementasi statement yang tertulis itu (Input)
Memastikan uang yang dialokasikan itu benar dipakai sesuai dengan tujuannya yaitu untuk implementasi gender-sensitive policy (Output)
Memastikan uang yang dialokasikan itu merubah pola gender dimasyarakat kearah yang lebih baik? (outcome)
Memperkenalkan konsep baru dalam ekonomi makro?’care economy 8
7 macam piranti/ metode yang bisa dipakai untuk gender-sensitive analysis Anggaran : 7 macam piranti/ metode yang bisa dipakai untuk gender-sensitive analysis Anggaran gender-aware policy appraisal
gender-disaggregated beneficiary assessments
gender-disaggregated public expenditure incidence analysis
gender-disaggregated tax incidence analysis
gender-disaggregated analysis of the impact of the budget on time use
gender-aware medium term economic policy framework
gender-aware budget statement 9
Slide 10 : Terima Kasih 10