Materi PPAKP Anggaran Responsif Gender (ARG)

Add to Favourites
Post to:

Description
Menjelaskan anggaran yang responsif terhadap gender

Comments
Presentation Transcript Presentation Transcript

ANGGARAN RESPONSIF GENDER (ARG) : Yulfita Raharjo 1 ANGGARAN RESPONSIF GENDER (ARG) Disampaikan pada acara TOT, Tim PUG Dep. Keuangan Tahun 2008

1.PENDAHULUAN : Yulfita Raharjo 2 1.PENDAHULUAN 1.1. Paradigma baru: Transparansi, akuntabilitas dan tuntutan semakin nyaring tentang keadilan (termasuk keadilan gender) telah merubah bagaimana sejatinya anggaran diformulasikan, disetujui, dilaksanakan di di monev Anggaran Nasional tidak hanya dilihat: sebagai bagian eksklusif Dep Keu; sebagai upaya balancing antara biaya dan pendapatan sebagai bagian dari ekonomi makro yang sifatnya netral

1.2. Tetapi juga : Yulfita Raharjo 3 1.2. Tetapi juga sebagai suatu proses yang mencakup perencanaan nasional dan tujuanya, dengan dasar keadilan bagi seluruh masyarakat, perempuan dan laki-laki sebagai salah satu hak dari azasi manusia sebagai cara bagaimana mempergunakan sumber-sumber yang ada dengan cara-cara efficient, effektif dan adil sebagai cara meningkatkan, mengurangi ketimpangan-ketimpangan dalam masyarakat, tapi juga atau membiarkan ’status quo’ sebagai usaha merealisasi berbagai komitmen global dan nasional termasuk agenda prioritas dan strategi pembangunan pemerintah

2. Anggaran Nasional bagian dari Ekonomi Makro yang Instrumental : Yulfita Raharjo 4 2. Anggaran Nasional bagian dari Ekonomi Makro yang Instrumental Mencerminkan agenda prioritas dan strategi pembangunan Agenda prioritas dan strategi (jangka Menengah) tertuang dalam RPJM 2004-2009 (PP N0. 7 Tahun 2005): 3 agenda prioritas pembangunan: 1. mewujudkan Indonesia yg adil dan demokratis 2. menciptakan Indonesia aman dan damai 3. meningkatkan kesejahtraan rakyat Indonesia 4 strategi pengarusutamaan (mainstream) kedalam semua sektor 1. penanggulangan kemisikinan 2. pembangunan berkelanjutan 3. tatalaksana pemerintahan yang baik 4. gender

3. Pengarusutamaan Gender Anggaran berjalan lambat : Yulfita Raharjo 5 3. Pengarusutamaan Gender Anggaran berjalan lambat Strategi no. 4, pengarusuamaan gender kedalam anggaran, berjalan lambat: “tak kenal maka tak sayang” Meskipun sampai 2005, sudah lebih dari 60 negara yang sdh melakukan simulasi atau melaksanakan ARG? beragam sifatnya: sistim penganggaran; konteks sosial-politik; istilah; tahapan kemajuan

4. Maksud dan Tujuan : Yulfita Raharjo 6 4. Maksud dan Tujuan Maksud diskusi pagi ini, tidak berpretensi menyajikan ‘tailor made instrument”, tetapi bermaksud melengkapi pemahaman ARG dengan tujuan membuka idea bagaimana sebaiknya mengembangkan instrumen ARG. yg cocok dg sistim anggaran (mekanisme, guideline, indikator) yg sudah ada.

5. Topik Diskusi : Yulfita Raharjo 7 5. Topik Diskusi 1. Konsep dan Definisi Gender Responsif Gender? 2. Apa dasar pemikiran Anggaran Responsif Gender? 3. Memahami Konsep Anggaran Responsif Gender 4. Kerangka Teknis Instrumen ARG 5. Piranti Analisis

6. Apa itu Anggaran Responsif Gender ? : Yulfita Raharjo 8 6. Apa itu Anggaran Responsif Gender ? Ada banyak definisi ARG? mengikuti perkembangannya, salah satunya dari Rhonda Sharp, kurang lebih sebagai berikut: ’Gender-sensitive budgets’ ‘gender- budgets’, and ‘women’s budgets’ refer to a variety of processes and tools aimed at facilitating an assessment of the gendered impacts of government budgets”. -? untuk mewujudkan anggaran yang adil dan responsif untuk kebutuhan setiap orang, utamanya bagi kelompok rentan (perempuan, anak)

7. Apa dasar pemikiran Anggaran Responsif Gender? : Yulfita Raharjo 9 7. Apa dasar pemikiran Anggaran Responsif Gender? Kecenderungan lama: ’trickle down effect’ ? dengan kebijakan netral gender, Asumsi laki-laki dan perempuan akan mendapat manfaat yg sama dari intervensi (anggaran) ? ternyata tidak automatis? tidak menggapai masalah kemiskinan; ketidakadilan, termasuk ketidakadilan gender Isu Gender selama ini luput sebagai salah satu variable yang harus dianalisis dalam menentukan perencanaan dan anggaran (biaya dan pendapatan) “Isu gender” mengacu pada perbedaan peran dan relasi antara perempuan dan laki-laki yang mengasilkan ketidak-setaraan atau perbedaan perlakuan; Misalnya ketidasetaraan dalam distribusi resources; manfaat, kesempatan, mengambil keputusan -? salah satu penyebab kemiskinan diantara perempuan

7.1.Hasilnya? : Yulfita Raharjo 10 7.1.Hasilnya? Suatu kebijakan anggaran yang ‘buta gender’ dan ‘netral gender’; Keduanya tidak dapat mengalokasikan anggaran tepat sasaran, karena: Menyamaratakan sasaran?mengabaikan isu gender?memperkuat ketidak-setaraan Fokus sasaran tidak spesifik ? Bagaimana alokasi anggaran dibagi? Siapa mendapat apa? Siapa memberi kontribusi apa? Apakah hasilnya menjawab keperluan yang dibutuhkan perempuan dan juga laki-laki ? Apakah indikator diukur termasuk menghilangkan/mengurangi ketidak-setaraan (gender)

7.2.Sebab itu? : Yulfita Raharjo 11 7.2.Sebab itu? Suatu anggaran (sejak proses formulasi, kemudian suatu biaya disetujui, diimplementasi, diaudit penggunaan uang / monev kinerja) dianalisis/ di assessed dari lensa sosial (gender); apa dan bagaimana dampaknya terhadap perempuan dan laki-laki; terhadap kelompok perempuan dan terhadap kelompok laki-laki yang berbeda Analisis/ assessment ini termasuk yang harus dipertimbangkan untuk Anggaran pengeluaran yang direncanakan maupun pendapatan yang akan diterima

8. Memahami Konsep Anggaran Responsif Gender : Yulfita Raharjo 12 8. Memahami Konsep Anggaran Responsif Gender ARG bukan budget yang terpisah untuk perempuan atau untuk laki-laki Bukan anggaran dibagi 50:50 Bukan penyisihan anggaran 5% Bukan juga penambahan unsur baru dalam anggaran

8.1. ARG : Yulfita Raharjo 13 8.1. ARG merupakan strategi PUG kedalam kebijakan penganggaran untuk mewujudkan anggaran yang responsif dan berkeadilan terhadap kebutuhan semua orang, perempuan dan laki-laki--> ada keberpihakan pada kelompok rentan menawarkan instrumen analisis untuk melihat dampak kebijakan penganggran pemerintah terhadap upaya mewujudkan keadilan dan kesetaraan bagi perempuan dan laki-laki (keadilan dan kesetaran gender) merupakan inisiatif untuk menghubungkan langsung antara kebijakan penganggaran dengan kebijakan sosial, melalui gender analisis sejak anggaran di formulasikan sampai di implementasikan

8.2.Dua Proses Penting : Yulfita Raharjo 14 8.2.Dua Proses Penting Untuk memulai malaksanakan ARG: Analysis Data, dg maksud memahami keadaan perempuan dan laki-laki dimasyarakat, di kebijakan, di budget dan di implementasi Formulasi Anggaran Responsif gender, dengan maksud melakukan penyesuaian kebijakan, di budget dan di implementasi

9. Kerangka Teknis Instrumen ARG : Yulfita Raharjo 15 9. Kerangka Teknis Instrumen ARG Dari segi Pembiayaan, analisis di bagi kedalam tiga kategori (Sharp ,Broombill, 1990) 1.Anggaran spesifik gender Analisis dilakukan untuk menentukan alokasi anggaran untuk program spesifik gender (Mis: program Kekerasaan terhadap Perempuan; spesifik kesehatan laki-laki, program Kangker Prostat

9.1. Kerangka Teknis Instrumen ARG : Yulfita Raharjo 16 9.1. Kerangka Teknis Instrumen ARG 2. Anggaran untuk meningkatkan kesetaraan gender disektor publik Analisis dilakukan untuk menentukan alokasi program-program keperluan kebutuhan strategis gender, suatu program untuk mengejar kekurangan/ ketinggalannya (Mis: program beasiswa yang responsif terhadap kebutuhan gender perempuan; program pendidikan khusus remaja (laki-laki dan perempuan) yang putus sekolah)

9.2. Kerangka Teknis Instrumen ARG : Yulfita Raharjo 17 9.2. Kerangka Teknis Instrumen ARG 3. Anggaran untuk melaksanakan PUG Analisis dilakukan terhadap dampak berbeda dari alokasi sektor terhadap target sasarannya (perempuan dan laki-laki), Usaha ini hampir tidak pernah dilakukan; Masalahnya adalah tidak tersedia data terpilah menurut jenis kelamin dihampir semua instansi. Tidak diadakan anlisis (gender), sebab tidak tersedia data terpilah Tapi justru ini tantangannya. Keharusan menyediakan data terpilah dan melakukan analisis generder Untuk capacity building bagi para staf di instansi (Mis: pelatihan analisis gender; advokasi ARG untuk para pengambil kebijakan)

9.3. Kerangka Teknis Instrumen ARG : Yulfita Raharjo 18 9.3. Kerangka Teknis Instrumen ARG Dari segi Pendapatan analisis difokuskan pada siapa pemberi kontribusi utama (pembayar pajak dan retribusi lainya); isu gendernya: perempuan luput diakui sumbanganya ?unpaid family workers; mereka yang bekerja di informal sektor

Piranti Analisis : Yulfita Raharjo 19 Piranti Analisis Beberapa piranti analisis mulai dipikirkan Diane Elson (1990) mengembangkan seperangkat instrumen analisis utk keperluan ARG 1. Gender-Aware Policy Appraisal 2. Beneficiary Assessment 3. Public Expenditure Incidence Analysis 4. Gender-Disaggregated Analysis of the Budget on Time Use 5. Gender-Aware Medium-term Economic Policy Framework 6. Gender Responsive Budget statement No. 1-5Tools for a gender-sensitive analysis of budgets dimaksudkan untuk testing pilot Dapat menjadi referensi atau inspirasi dalam mengembangkan piranti yang cocok

Want to learn?

Sign up and browse through relevant courses.

Name:
Your Email:
Password:
Country:
Contact no:


Area code Number
Subjects you are interested in:
Word verification: (Enter the text as in image)


Sign Up Already a member? Sign In
I agree to WizIQ's User Agreement & Privacy Policy

Your Facebook Friends on WizIQ

Give live classes, create & sell online courses

Try it free Plans & Pricing

Connect