Kelas Ibu

Add to Favourites
Post to:

Cara Mengetahui Kehamilan Sendiri Untuk mengetahui apakah hamil atau tidak? Sebaiknya Anda coba melakukan test sendiri di rumah, sebelum ke dokter. Apalagi, kini alat tes kehamilan sudah banyak ditemui dipasaran. Yuk, kita mengenalnya lebih jauh. Bagaimana cara kerja alat tes kehamilan? Alat ini bekerja dengan mendeteksi hormon hCG (human chorionic gonadotropin) yang ada dalam urin. Hormon yang dikenal juga sebagai hormon kehamilan ini hanya terbentuk ketika sel telur yang sudah dibuahi menempel di dinding rahim, atau sekitar 6 hari setelah sperma dan sel telur melebur menjadi zigot. Jumlah hormon ini akan meningkat seiring kehamilan dan mencapai puncaknya pada 60-90 hari kehamilan. Alat ini mendeteksi konsentrasi hCG dalam satuan miliInternational Units (mlU). Semakin kecil nilainya, maka alatnya akan semakin sensitif. Misalnya, alat tes yang kepekaannya 20 mlU/ml akan lebih sensitif mendeteksi hCG daripada yang kepekaannya 50 mlU/ml. Seberapa akuratkah? Cukup akurat. Namun, hasil tes juga tergantung dari * Cara penggunaanya. Pastikan Anda mengikuti petunjuk penggunaan dengan benar, termasuk waktu membaca hasil. Bila diminta menunggu hingga 10 menit, pastikan Anda tunggu hingga 10 menit sebelum melihat hasilnya. Jangan lupa, perhatikan tanggal kadaluarsa alat tes. Terlalu banyak minum sebelum tes juga bisa mempengaruhi keakuratan tes. Kandungan air yang terlalu banyak dalam urin mengencerkan kadar hormon hCG sehingga sulit dideteksi alat tes kehamilan. * Waktu penggunaan. Kadar hCG di urin meningkat seiring waktu. Bila baru sehari Anda terlambat haid masih sulit untuk dideteksi. Sebagian besar alat tes akurat mendeteksi kehamilan setelah seminggu Anda terlambat haid. * Penggunanya. Setiap wanita memiliki masa ovulasi yang berbeda-beda. Waktu penempelan sel telur yang sudah dibuahi (zigot) ke rahim juga berbeda-beda. Misalnya, ada yang zigotnya baru menempel satu hari setelah lewat masa haidnya, sehingga dia tidak bisa mendapat hasil yang akurat bila tes dilakukan sehari setelah terlambat haid. Kapan sebaiknya melakukan tes? Sebagian besar alat tes kehamilan yang dijual di pasaran mengklaim tingkat keakuratan mencapai 99%, bahkan bila dilakukan sehari setelah terlambat haid. Namun, karena setiap wanita memiliki masa ovulasi dan penempelan zigot yang berbeda-beda sebaiknya tunggu hingga seminggu setelah terlambat haid. Pada waktu itu, kadar hCG juga lebih banyak sehingga lebih mudah dideteksi oleh alat tes. Bila hasilnya positif, apa yang sebaiknya dilakukan? Selamat! Untuk memastikan kehamilan Anda ini, segeralah pergi memeriksakan diri ke dokter. Dokter mungkin akan meminta Anda melakukan tes darah dan melakukan pemeriksaan dalam atau pemeriksaan dengan menggunakan alat ultrasonografi (USG). Bila hasilnya memang positif Anda hamil, maka dokter akan membantu Anda menjalani kehamilan yang sehat sejak dini. Bila hasilnya negatif, adakah kemungkinan itu salah? Mungkin saja. Bisa jadi saat melakukan tes, Anda tidak melakukannya dengan benar atau Anda lakukan terlalu dini. Bila haid Anda masih terlambat, tunggu beberapa hari dan lakukan tes ulang. Namun, bila Anda merasa tubuh menunjukkan gejala kehamilan sedangkan hasil tes tetap negatif, sebaiknya Anda menemui dokter. Apakah obat-obatan tertentu memengaruhi hasil tes? Sebagian besar obat tidak berpengaruh pada hasil tes, kecuali obat tersebut mengandung hormon hCG. Misalnya, obat untuk meningkatkan kesuburan seseorang. Obat tersebut bisa menyebabkan hasil tes yang benar, tapi keliru. Karena, hasil tes positif akibat adanya kadar hCG dalam urin sebagai efek dari obat, bukan karena kehamilan. Obat-obatan seperti parasetamol yang dijual bebas, antibiotik, da pil KB tidak akan memengaruhi hasil tes. (ayahbunda) 15 Langkah Perlu Setelah Positif Hamil Setiap pasangan harus mempersiapkan kehamilan dengan baik, guna menekan risiko bayi mengalami masalah di kehidupannya nanti. Untuk itu ketahui hal-hal apa saja yang harus dipersiapkan sebelum hamil. Jika seseorang sudah berpikir tentang kehamilan, maka ia harus mengetahui terlebih dahulu apakah tubuhnya telah siap untuk hamil. Beberapa hal diketahui bisa mempengaruhi seperti kondisi kesehatan, imunisasi yang diterima dan kontrasepsi yang digunakan. Lakukan 15 langkah ini setelah Anda dinyatakan positif hamil. 1. Berdoa syukur. Anda meyakini kehamilan adalah karunia Sang Pencipta. Jadi, yang pertama-tama dilakukan setelah tahu hamil adalah memanjatkan doa syukur. 2. Cari cara unik memberi tahu pasangan.Langsung menelepon atau bbm dia? Kurang kreatif. Lakukan hal-hal yang lebih kreatif dan seru. 3. Memilih dokter kandungan. Kalau sudah punya nama dokternya, cek apakah dia praktik di rumah sakit yang mudah dijangkau dari rumah atau kantor -memudahkan Anda periksa rutin dan bersalin. Apakah rumah sakit itu “Sayang Ibu dan Bayi” -pro Inisiasi Menyusu Dini, bisa rawat gabung, dan mendukung ASI Eksklusif. Sesuaikan dokter dengan kebutuhan spesifik, misalnya, jika Anda menderita penyakit atau memiliki riwayat keguguran, pilih dokter yang berpengalaman menangani kasus sejenis. 4. Berlangganan Ayahbunda dan bergabung di milis ibu. Jadilah calon ibu yang up to date dalam urusan kehamilan, persalinan, dan perawatan bayi. 5. Beritahu pimpinan di kantor. Penting memberi tahu bos bahwa Anda hamil. Terlebih bila jenis pekerjaan Anda berisiko membahayakan kehamilan, misalnya, Anda bekerja di lingkungan yang terpapar zat kimia atau limbah, banyak berdiri, atau banyak melakukan perjalanan dinas yang melelahkan. Dengan memberi tahu pimpinan, Anda dapat menjajagi kebijakan perusahaan, untuk menyesuaikan pekerjaan dengan kondisi Anda saat ini. 6. Cek asuransi. Asuransi dari kantor -atau pribadi- dengan manfaat kehamilan dan persalinan, akan membayar biaya kontrol kehamilan, melahirkan, dan pemeriksaan setelah keluar rumah sakit. Cek cukupkah plafon dananya dengan standar layanan yang Anda mau? 7. Check list isi kulkas dan lemari, singkirkan makanan tidak sehat. Penting memerhatikan apa yang Anda makan dan minum selama hamil. Perkuat komitmen pola makan sehat dengan menyortir isi kulkas dan lemari dan meminimalkan minuman dan makanan yang kurang sehat. Perbanyak makanan sehat yaitu buah-buahan aneka warna, sayuran, susu pasteurisasi, susu kedelai, yoghurt, keju, telur, biskuit, roti dari gandum utuh, sereal, ikan, daging, dan sebagainya. 8. Langganan katering sehat. Bila di kantor Anda sering tidak punya waktu untuk membeli makan siang yang sehat, langganan katering sehat saja! 9. Bergabung di kelas hypnobirthing. Untuk melatih Anda lebih tenang menghadapi kehamilan. Anda juga diajarkan membiasakan diri mengajak janin bicara -bentuk komunikasi antar ruh- yang dilakukan agar janin bekerja sama dengan Anda menjalani 9 bulan yang mudah, lancar, dan aman. 10. Cek dan ricek lingkungan, sudah aman? Mustahil menyulap lingkungan jadi aman 100%. Yang bisa dilakukan adalah semaksimal mungkin tidak terpapar ini saat hamil: asap rokok, kotoran hewan yang mungkin mengandung kuman toksoplasma berbahaya bagi janin, sinar X, asap kendaraan bermotor yang beracun timbal (Pb), obat semprot anti nyamuk (bahan kimia aktifnya mencetus pusing, mual, dan gangguan daya pikir) dan suara bising yang bisa mengakibatkan gangguan pendengaran, terutama intensitas di atas 100 db; suara mesin gergaji (110 db), pukulan palu (120 db), pesawat (130 db). 11. Cek jadwal 9 bulan ke depan. Ada rencana travelling ke luar kota/negeri, mengerjakan proyek dengan tingkat kesulitan tinggi, atau memulai olahraga hi impact? Bila “ya”, perlu ditunda sampai Anda benar-benar yakin kehamilan sehat, berdasarkan keterangan dokter. 12. Buat jadwal ke dokter gigi -khususnya pemakai braces. Sampaikan ke dokter bahwa Anda hamil. Biasanya kawat gigi tidak langsung dilepas, hanya saja dalam perawatannya, ronsen gigi menggunakan X-ray dihindari, sebab membahayakan janin. Pada trimester pertama, bila Anda mual dan muntah, pemakaian braces membuat pembersihan mulut dan gigi harus lebih seksama. Pada kasus tertentu, seperti pemakaian braces terasa menyakitkan sehingga Anda sulit makan, dokter akan memertimbangkan untuk melepas braces sementara, sebab asupan makan yang cukup sangat penting bagi ibu dan janin. 13. Berhenti merokok dan makan obat sembarangan. Dalam kepulan asap rokok ada 4000 senyawa kimia berbahaya, di antaranya; tar, karbon monoksida dan nikotin, yang dapat mencetus keguguran, kelahiran prematur, berat bayi lahir rendah, dan kematian. Untuk menghindari paparan zat kimia ke janin, ibu hamil juga dilarang makan obat-obatan sembarangan. Obat resep dokter pun harus dipastikan tidak berbahaya bagi janin. 14. Atur gerak-gerik. Di dalam tubuh Anda ada bakal manusia yang sedang tumbuh -pada trimester pertama, penempelan atau nidasi janin ke dinding rahim masih dalam penyempurnaan- atur mobilitas untuk menghindari jatuh, tergelincir, atau terbentur. Bergeraklah hati-hati, tidak terburu-buru, dan selalu fokus. Kenakan alas kaki bertumit rendah yang lebih praktis untuk bergerak, hindari lantai becek dan licin, pastikan penerangan cukup, dan jangan membawa barang berat. 15. Tukar produk kecantikan. Tristen Markey, peneliti senior dari Environmental Working Group (EWG), menyarankan ibu hamil mencek lagi label kosmetikanya * Kosmetika wangi dan krim pelembab, apakah mengandung phthalate? Senyawa kimia bahan plastik ini disinyalir dapat mengganggu sistem reproduksi. * Obat jerawat dan antiaging, ada kandungan retinoid dan accutane, isotrtinoin? Bila ya, hindari karena mencetus kecacatan janin. * Pembersih dan pelembab, kandungan salicylic acid dosis tinggi berisiko menimbulkan cacat janin. * Sunblock, yang mengandung methlyparaben bisa membahayakan janin. (ayahbunda) Ini Dia10 Bahaya Asap Rokok Pada Wanita Hamil Banyak wanita hamil yang tidak merokok tapi sering terpapar radiasi asap rokok dari lingkungan sekitarnya. Kondisi ibu hamil yang kena asap rokok tanpa disadari sebenarnya berpengaruh terhadap kehamilan dan janin yang dikandungnya. Padahal ada 10 bahaya yang terjadi jika ibu hamil kena asap rokok. Senyawa kimia yang terdapat di dalam rokok bisa masuk ke dalam tubuh ibu hamil dan meracuni janin yang dikandungnya. Dalam studi yang dilaporkan pada American Association for Cancer Research di Washington menuturkan bahwa senyawa yang masuk tersebut bisa menyebabkan kerusakan genetik yang nantinya bisa menjadi awal bagi penyakit leukimia atau kanker lain. Peneliti dari University of Louisville menganalisis bahwa ada 3 karsinogen (senyawa pemicu kanker) dari tembakau yang bisa masuk ke dalam tubuh ibu dan bayinya yaitu benzo(a)pyrene, 4-aminobiphenil dan akrilonitril. Selain bisa menyebabkan kanker, ibu hamil yang terpapar asap rokok juga bisa menimbulkan bahaya lain, seperti dikutip dari CDC.gov dan Telegraph, Kamis (19/5/2011) yaitu: 1. Asap rokok bisa menyebabkan kematian dini (premature death) pada bayi yang sedang dikandung dan menimbulkan penyakit ketika bayi tersebut lahir 2. Berisiko melahirkan bayi dengan berat badan lahir rendah (BBLR) karena racun dalam rokok bisa menghambat aliran darah yang merupakan sumber nutrisi bagi bayi 3. Asap rokok bisa meningkatkan risiko bayi meninggal akibat mengalami SIDS (Sudden Infant Death Syndrome) dibandingkan dengan bayi yang tidak terpapar asap rokok 4. Meningkatkan risiko bayi terkena bronkitis, pneumonia, infeksi telinga dan memperlambat pertumbuhan paru-paru 5. Asap rokok selama hamil bisa menyebabkan perubahan dalam struktur DNA bayi yang nantinya dapat melemahkan sistem kekebalan tubuhnya 6. Mengganggu pertumbuhan otak janin selama di dalam kandungan, serta berisiko mengalami keterbelakangan mental 7. Sering terpapar asap rokok bisa membuat bayi lahir prematur yang umumnya memiliki perkembangan organ tubuh yang belum sempurna 8. Meningkatkan risiko bayi yang dikandung memiliki asma 9. Meningkatkan risiko bayi lahir cacat seperti bibir sumbing akibat adanya kelainan pada sperma sang ayah yang perokok 10. Pengaruh asap rokok bisa menyebabkan bayi mengalami penyakit jantung bawaan hingga keguguran Untuk mencegah hal tersebut diperlukan kerjasama dari berbagai pihak baik keluarga, teman-teman kerja dan orang-orang disekitar ibu hamil untuk tidak merokok. Serta membuat peraturan yang lebih jelas mengenai tempat-tempat mana saja yang boleh dan tidak boleh merokok. (detik) Mencegah Kaki Bengkak Saat Hamil Pembengkakan kaki pada saat hamil sering dikeluhkan wanita, keadaan ini kadang bisa membuat ibu hamil frustasi dan mengganggu aktivitasnya sehari-hari. Tapi kondisi ini bisa dicegah atau dikurangi risikonya dengan melakukan beberapa hal. Selama kehamilan, cairan berlebih di dalam tubuh dan tekanan dari rahim yang terus tumbuh bisa menyebabkan pembengkakan di kaki dan pergelangan kaki, kondisi ini dikenal dengan edema. Pembengkakan yang terjadi cenderung memburuk ketika mendekati kelahiran dan udara panas. Biasanya pembengkakan yang ringan di kaki dan pergelangan kaki tidak perlu dikhawatirkan. Namun jika bengkak yang muncul secara tiba-tiba di wajah atau tangan bisa jadi tanda dari kondisi preeclampsia. Meski begitu ada beberapa langkah sederhana yang bisa dilakukan untuk membantu mengurangi atau mencegah bengkak di kaki selama hamil, seperti dikutip dari MSNHealth, Selasa (3/5/2011) yaitu: 1. Hindari berdiri dalam jangka waktu yang lama 2. Ketika duduk usahakan telapak kaki menyentuh lantai dan menghindari duduk sambil menyilangkan kaki 3. Melakukan streching atau peregangan sesering mungkin ketika duduk dalam jangka waktu yang lama 4. Ketika tidur usahakan untuk berbaring ke sisi kiri, hal ini karena pembuluh darah vena ada di sebelah kanan sehingga bisa mengurangi tekanan 5. Menggunakan alas kaki, kaus kaki atau stocking yang nyaman dan bisa mendukung kondisi tubuh 6. Mengonsumsi air putih yang cukup 7. Cobalah untuk berenang atau berdiri di kolam renang sampai mencapai leher 8. Berolahraga secara teratur 9. Usahakan untuk tetap tenang dalam cuaca yang lembab atau panas 10. Menerapkan pola makan yang baik dengan perbanyak buah dan sayur serta menghindari minuman berkafein dan makanan yang asin. Tapi jika bengkak yang muncul terjadi di wajah, di sekitar mata, tangan atau kaki yang satu lebih bengkak dari lainnya, maka segera konsultasikan ke dokter untuk mengetahui pasti kondisinya. (detik) Panduan Pola Makan Saat Hamil Salah satu hal penting yang perlu diperhatikan selama kehamilan adalah pola makan, dan tentunya istirahat yang cukup. Makanan yang Anda konsumsi akan menjaga pasokan energi ibu agar tetap kuat dan bugar menjalani kehamilannya dan menjamin pertumbuhan dan perkembangan janin yang optimal. Simak tips makan benar saat hamil berikut ini. 1. Makan lengkap 3 kali sehari, jangan ada yang terlewat. 2. Setiap makan, pastikan mengonsumsi semua jenis nutrisi: karbohidrat, protein, lemak, vitamin, mineral, air, dan lainnya lengkap dan seimbang. 3. Sarapan, penting untuk mengatasi lesu saat bangun tidur akibat kadar gula turun karena tidak amakan semalakam. Bila terlewat sarapan, Anda akan kelaparan, demikian janin. 4. Hamil harus ngemil. Waktunya, pagi pukul 10.00 dan pukul 16.00. Camilan penting untuk mengisi perut, menambah tenaga dan melengkapi nutrisi. Jenis: biskuit, serealia, buah, kacang, keju, yoghurt. Hindari permen, kerupuk, keripik kentang, roti, cokelat, atau makanan-minuman tinggi kalori yang tidak terlalu dibutukan tubuh, jika bekerja, bawa camilan ke kantor agar tidak kelaparan. 5. Pilih makan segar daripada olahan atau awetan, sebab makanan olahan cenderung tinggi garam, tinggi gula, dan banyak mengandung zat aditif. 6. Batasi garam, sebab memicu tekanan darah tinggi dan membuat kaki bengkak akibat tertahannya cairan tubuh. 7. Makan sedikit tapi sering, efektif mengatasi gangguan kehamilan yang berhubungan dengan kerja sistem pencernaan, di antaranya mual, muntah dan panas dada (heartburn). 8. Kurangi makanan minuman berkafein (kopi, the, kola dan cokelat), sebab berisiko menganggu perkembangan sistem saraf pusat janin. Batasi hanya 1 cangkir sehari. 9. Cermat pada kebutuhan kalori ibu hami per hari. * Trimester 1: Masih seperti sebelum hamil, sekitar 2000 kilo kalori per hari. Ini karena, pertumbuhan janin masih lambat dan kebutuhan gizinya belum besar. * Trimeseter 2: Kebutuhan kalori naik jadi 2300 kilo kalori per hari, sebab tumbuh kembang janin makin pesat. Dapatkan tambahan kalori dari 2 cangkir nasi (atau penggantinya), atau dari snack. * Trimester 3: Kebutuhan kalori 2300 kilo kalori per hari. (ayahbunda) Makanan yang Menyebabkan Alergi pada ASI Bagi Ibu yang sedang menyusui lebih baik hati-hati dalam mengkonsumsi makanan, karena makanan tertentu bisa mempengaruhi ASI dan menyebabkan alergi pada anak. Untuk itu ketahui makanan apa saja yang sering menyebabkan alergi dari ASI. “Makanan yang dimakan ibu menyusui akan masuk ke peredaran darah dan bisa bikin alergi pada bayi,” ujar Dr dr Zakiudin Munasir, SpA(K) dari divisi Alergi-Imunologi Bagian Ilmu Kesehatan Anak FKUI-RSCM dalam acara media edukasi ‘Alergi Susu Sapi Bukan Penghalang Pertumbuhan Anak’ di Hotel Gran Melia, Jakarta, Rabu (27/4/2011). Dr Zakiudin menuturkan ada beberapa makanan tertentu yang sering menyebabkan alergi pada anak dari ASI yaitu: 1. Susu sapi 2. Kacang tanah 3. Telur 4. Makanan laut (seafood) Jika muncul gejala alergi pada anak seperti ruam merah, sering batuk pilek, diare atau gejala lainnya maka cari tahu makanan apa yang dikonsumsi oleh sang ibu yang bisa memicu alergi. “Misalnya merah-merah di pipi bayi sering dibilang akibat ketumpahan ASI, padahal itu harus dicurigai. Karena kalau akibat ketumpahan ASI kenapa tidak muncul di bibir dan mulutnya,” ujar dokter yang juga menjabat sebagai Ketua Perhimpunan Alergi-Imunologi (Peralmuni) cabang Jakarta Raya. Pilek yang muncul akibat alergi umumnya berbeda dengan pilek biasa. Jika pilek akibat alergi maka cairan yang keluar cenderung cair, sedangkan kalau infeksi disertai dengan demam dan lendirnya kental kadang berwarna hijau. “Sedangkan untuk ibu hamil tidak perlu pantang dan bebas mengonsumsi makanan apa saja yang bergizi, yang tidak boleh adalah kontak dengan asap rokok,” ungkap Dr Zakiudin. Alergi terjadi ketika antibodi tubuh menangkap suatu zat (bisa makanan, debu, obat dan sebagainya) yang dianggap sebagai benda asing, kondisi ini memicu sel mast (sel yang berperan terhadap reaksi alergi) pecah dan mengeluarkan zat yang menyebabkan munculnya gejala alergi. Dr Zaikudin menuturkan ada banyak cara yang bisa dilakukan untuk mencegah terjadinya alergi yaitu: 1. Ketahui dari faktor genetiknya, karena salah satu hal yang meningkatkan kejadian alergi adalah akibat genetik. 2. Menghindari pencetus alergi, misalnya bayi yang baru lahir jangan diberikan susu sapi atau probiotik, tapi berikanlah ASI. 3. Membuat infeksi yang tidak sakit yaitu melalui imunisasi vaksin hidup. Hal ini karena makin tinggi infeksi maka alerginya makin rendah. 4. Menciptakan lingkungan yang tidak memicu alergi misalnya menghindari penggunan karpet yang berlebihan. (detik) Perubahan Kulit yang Sering Terjadi Pada Saat Hamil Wanita hamil biasanya akan mengalami perubahan kulit, mulai dari kusam, lebih gelap dan tidak bercahaya. Perubahan kulit saat hamil merupakan peristiwa yang lumrah dialami wanita. Perubahan kulit hanya bersifat sementara dan tidak bisa diobati. Jadi sifatnya hanya mengganggu penampilan Berikut beberapa perubahan pada kulit yang sering terjadi pada saat wanita hamil, seperti dilansir Lifemojo, Kamis (14/4/2011): 1. Pregnancy mask atau bercak coklar pada kulit wajah Tubuh akan meningkatkan produksi hormon selama masa kehamilan. Jika produksi hormon berlebihan hasilnya bisa menyebabkan pigmentasi pada kulit juga meningkat, yang muncul sebagai bintik-bintik atau bercak coklat pada kulit wajah, terutama bagian dahi. Bercak coklat ini dikenal sebagai melasma dan chlosma. Salah satu cara untuk mencegah terjadinya pregnancy mask ini adalah memastikan kulit tidak banyak terkena sinar matahari. 2. Banyak jerawat dan wajah mengkilap Meski ada beberapa orang yang memang rentan terhadap jerawat, tapi berhati-hatilah selama kehamilan. Hormon tambahan akan mengaktifkan kelenjar minyak untuk memproduksi lebih banyak minyak dan hasilnya kulit terutama wajah akan lebih mudah berjerawat dan mengkilap. Cobalah untuk mencegahnya dengan menjaga kulit benar-benar bersih dan pastikan mencuci muka dua kali sehari. 3. Varises Saat usia kehamilan bertambah, Anda mungkin akan melihat pembuluh darah kecil menjadi lebih menonjol pada wajah, dada dan bagian tubuh bawah seperti kaki. Hal ini terjadi karena tubuh menyesuaikan diri dengan meningkatkan aliran daarh ekstra ke bayi. Tak perlu khawatir, tonjolan pembuluh darah yang disebut varises ini biasanya akan hilang setelah Anda melahirkan. 4. Linea nigra Selama bulan keempat atau kelima kehamilan, Anda akan melihat garis hitam sepanjang pusar ke tulang kemaluan yang disebut Linea Nigra. Linea nigra akan berangsur hilang setelah melahirkan. Hal ini biasanya terjadi karena ketidakseimbangan hormon dan akan menghilang sendiri setelah melahirkan. 5. Stretch mark Hal ini merupakan hal yang umum terjadi pada kehamilan. Saat perut mulai membesar, Anda akan melihat garis-garis merah di daerah perut. Para ahli merekomendasikan melakukan latihan serta menerapkan lotion yang memiliki asam alfa hidroksil dan vitamin E. Sayangnya sebagian besar stretch mark adalah perubahan permanen yang tidak hilang usai melahirkan. 6. Kulit gatal Hal ini biasanya terbatas pada daerah perut. Hal ini sangat dimengerti karena perut membesar untuk tempat tumbuh bayi, kulit akan mengencangkan dan peru membesar. Anda bisa menggunakan pelembap perut dan gunakan lotion kalamin untuk mengurangi gatal. Gatal-gatal dapat meningkatkan tingkat keparahan dan mungkin juga menyebar ke lengan dan kaki. Kondisi ini dikenal sebagai pruritic urticarial papules dan plague.(detik)

Description
Ibu hamil dan anak balita merupakan salah satu kelompok paling beresiko terkena bermacam gangguan kesehatan (kesakitan dan kematian). Menurut Survei Demografi dan Kesehatan Indonesia (SDKI) tahun 2007, Angka Kematian Ibu di Indonesia sebesar 226/100.000 Kelahiran Hidup. Dengan angka tersebut, secara matematis dapat diartikan bahwa dalam setiap jamnya terjadi 1 kematian ibu di Indonesia., atau 24 kematian ibu perhari, 98 kematian ibu perminggu. Ini suatu angka kematian yang fantastis untuk ukuran era globalisasi, oleh karena itu kita harus berupaya untuk menurunkannya.

Comments

Want to learn?

Sign up and browse through relevant courses.

Name:
Your Email:
Password:
Country:
Contact no:


Area code Number
Subjects you are interested in:
Word verification: (Enter the text as in image)


Sign Up Already a member? Sign In
I agree to WizIQ's User Agreement & Privacy Policy
7 Followers

Your Facebook Friends on WizIQ

Explore Similar Courses

Extreme Family Makeover: A Toolbox for Parents

Price:$60

Join this Unique Course Now!

Give live classes, create & sell online courses

Try it free Plans & Pricing

Connect